Tuesday, 17 November 2015

Cara Mendaftar Duitbux (Mendapat Uang Dari Internet)

BY Ale Video IN No comments

Duitbux adalah salah satu bisnis PTC lokal terbesar di Indonesia. PTC adalah singkatan kata dari Paid To Click, yang artinya adalah sebuah program yang akan membayar anda  ketika anda mengklik sebuah iklan. Sampai artikel ini dibuat mereka telah membayar membernya sebesar Rp. 194,870,103. Cara mendaftarnya cukup mudah. Langsung saja masuk ke alamat Duitbux.com dan lengkapi data yang telah dibutuhkan. Kalau kurang jelas arahkan mouse ke huruf i disamping kanan. Maka akan muncul keterangannya. Nanti akan ada kolom referensi, tulis saja: aleachmad. Selanjutnya tinggal ikuti perintah yang muncul; apakah di suruh cek email dulu untuk verifikasi, atau bisa langsung Login dengan username dan password. 

Selanjutnya Klik How it works kalau ingin tahu cara kerjanya, Atau Klik View Ads untuk langsung Klik Iklan dan bermain. Untuk member standar/gratisan di sediakan hanya beberapa iklan (kadang banyak & kadang sedikit). Di iklan Reguler dan iklan Mungil, Silahkan klik iklannya lalu akan keluar Timer 30 detik hitungan mundur sampai 0, tunggu sampai keluar tulisan : DuitBux Sip (+ keluar contrengan warna hijau) Selesai, Lalu Keluar (x) untuk klik iklan Reguler lainnya. Jika beruntung ada iklan yang juga bisa di Klik di Iklan Kilat, Iklan Suka-suka, Iklan Banner. Klik semua iklan yang ada sampai selesai untuk menambah pendapatan anda.

Memang bermain ini pendapatannya tidak seberapa. Tetapi jika sudah upgrade ke member premium atau solar bisa dapat lebih banyak dari pada yang standart. Jika kita memiliki referral banyak, maka akan semakin besar pendapatan kita.
Selamat bermain.


Daftar di sini

Wednesday, 11 November 2015

MONATA, (Makanan Olahan Nata de coco), Sajian Sehat, Lezat dan Kaya Serat

BY Ale Video IN No comments

MONATA” merupakan sekumpulan produk makanan yang terdiri dari pepes, sup dan salad yang berbahan dasar dari nata de coco. Nata de coco merupakan jenis makanan tinggi serat  yang diperoleh dari hasil fermentasi oleh bakteri Acetobacter xylinum dalam media air kelapa. Makanan ini berbentuk padat, putih, transparan dan kenyal seperti kolang kaling. Nata de Coco umumnya hanya digunakan sebagai bahan campuran dalam sajian es campur dan sejenis minuman lain. Dalam hal bisnis ini, kami berusaha menyajikan nata de Coco dalam bentuk inovasi penyajian yang lain. Yakni diolah menjadi makanan pepes, sup dan salad. Makanan berbahan dasar nata de coco ini memiliki kandungan serat dan selulosa yang tinggi, sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan karena memiliki peran dalam melancarkan fungsi pencernaan. Selain itu, kandungan serat dan selulosa yang tinggi menjadikan makanan ini dapat dijadikan sebagai alternatif dalam melangsungkan program diet. “MONATA” dikemas berbeda dengan cara yang lebih inovatif dan kreatif, tidak seperti olahan nata de coco sebagaimana yang banyak beredar di pasaran. “MONATA” disajikan dengan berbagai varian menu makanan yang menyehatkan dengan rasa yang lezat.

Berikut  adalah menu yang ditawarkan dalam produk “MONATA”
1.   Pepes Nata De Coco
Pepes nata de coco adalah satu masakan dibuat dengan bahan dasar berupa nata de coco yang telah di tambahkan dengan bumbu dan rempah pilihan. Dibungkus dengan daun pisang dan dikukus.

2.    Sup Nata De Coco
Adalah olahan makanan berbahan utama nata de coco dengan campuran buah-buahan yang segar dan banyak mengandung vitamin. Camilan ini dipadukan dengan sirup dan susu yang kaya akan kalsium, sehingga menambah nilai gizi pada produk MONATA. Untuk menambah kesegaran dan rasa nikmat sup buah MONATA, bisa ditambahkan es batu.

3.    Salad Nata De Coco
Adalah olahan camilan segar yang terbuat dari sayuran dan buah. Penambahan dengan nata de coco akan semakin melengkapi nilai gizi pada produk salad.

Untuk informasi dan pemesanan, hubungi
Ain (085746219184)

Saturday, 7 November 2015

Mengapa Memilih Personal Trainer?

BY Ale Video IN No comments

Industri kebugaran semakin berkembang dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Bermunculannya pusat kebugaran merupakan indikator bahwa masyarakat sudah mulai menyadari akan pentingnya kesehatan dan kebugaran. Mobilitas dan produktivitas yang tinggi dituntut memiliki kebugaran yang cukup. Salah satu trend dan gaya hidup warga perkotaan adalah menjadi anggota (member) dan menjadi klien pelatihan pribadi (Personal Trainer). Personal trainer adalah seorang professional yang dapat membantu analisis, desain program latihan dan progress berdasarkan tujuan, kemampuan, dan kebutuhan klien. 

Berikut ini beberapa alasan mengapa seseorang memilih personal training:
1. Motivation
Personal trainer berperan tidak hanya sebagai pelatih, tetapi juga berperan sebagai educator, role model dan sumber motivasi dan inspirasi yang baik.
2. Consistency
Pernahkah anda merasa sulit dengan program dan jadwal latihan rutin? Latihan bersama personal trainer dapat membantu untuk latihan lebih rutin dan konsisten.

3. Safety
Personal trainer akan menunjukkan pada anda bagaimana cara latihan yang anan dan sesuai tujuan dan menginformasikan latihan atau alat-alat apa yang dapat membahayakan anda.
4. Individualized Instructor
Program setiap orang berbeda, personal trainer mengembangkan program latihan yang lebih efektif berdasarkan evaluasi proses dan hasil latihan dan disesuaikan dengan tujuan masing-masing
5. Effective Workout
Sekarang gaya hidup sehat dapat berarti anda akan mengurangi waktu sia-sia dalam ketidak-aktifan (kurang gerak). Personal trainer akan memaksimalkan waktu, efektivitas dan kualitas anda.
6. Supervision
Memberikan perhatian personal selama latihan merupakan fungsi utama personal trainer.
7. Sport Specific Training
Personal trainer dapat membantu program latihan sesuai cabang olahraga anda.

Oleh: Taufiq Widyabakti, SPd

Friday, 16 October 2015

Contoh Laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL)

BY Ale Video IN No comments

PKL adalah singkatan dari Praktek Kerja Lapangan. Lebih lengkapnya kegiatan PKL adalah suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar bagi mahasiswa untuk berpartisipasi dengan tugas langsung di Lembaga BUMN, BUMD, Perusahaan Swasta, dan Instansi Pemerintahan setempat.

Setelah melakukan praktek selama waktu yang ditentukan, mahasiswa di wajibkan membuat laporan dan menyeminarkannya kepada dosen pemimbing. 

Berikut ini contoh laporan praktek kerja lapangan Universitas Negeri Surabaya.Download link di bawah ini:
Laporan PKLLink 2

Friday, 28 August 2015

8 Hal Yang Menjadikan Kamu Sukses

BY Ale Video IN , No comments

Blog ini sepi banget. Emang bener karena saya males untuk memosting artikel baru. Paling sebulan cuma sekali, itupun kalo lagi mood. Sering banget gak moodnya. Kenapa ya? mungkin karena blog ini gak bisa produktif (menghasilkan uang). Memang selama blog ini di buat saya telah mengajukan ke google adsense sebanyak 2 kali, dan semuanya di tolak. Itu membuat semangat saya dalam ngeblog menurun. Coba kalo diterima, mungkin saya akan membuat postingan dalam sehari minimal dua kali. Karena sudah bisa di buat pekerjaan, dan tugasnya sekarang tinggal menarik banyak pengunjung untuk datang ke blog saya agar peluang untuk dapet PPC semakin besar. Tapi itu tak sesuai dengan harapan saya. Sebenernya saya tahu kenapa permohonan itu di reject. Pertama jumlah pageviewnya yang sedikit, perharinya hanya di bawah 100. Pastinya unique visitor nya juga sedikit. Artikel yang saya tulis juga tidak 100 % orisinil, lebih banyak copy pastenya sih. Kemaren pas lihat blog-blog yang udah di terima adsense, rata-rata adalah tulisan sendiri. Makanya saya membuat artikel ini untuk mulai dari awal lagi memperbaiki blog saya. Mencoba membuat tulisan karya sendiri, meskipun agak berantakan. Tapi paling tidak saya sudah mencoba. Menuangkan apa yang ada dalam suara hati saya ke dalam tulisan. Menyalurkan hobi atau passion saya di dunia maya. Karena saya percaya dengan kata-kata berikut. Lakukan saja hal yang kamu yakini benar. Kamu tidak tahu bahwa apa yang kamu lakukan itu dapat menginsipirasi banyak orang. Terkadang tidak kelihatan, tapi yang pasti itu bisa bermanfaat. Jika kamu dapat bayaran, itu adalah bonus. Bukan tujuan yang sebenarnya.

Agar tulisan ini lebih berisi. Saya akan memotivasi kalian. Ada sedikit pelajaran yang terdapat dalam sebuah gambar motivasi yang saya temukan di internet. Paling gak tulisan ini ada manfaatnya ya, meskipun hanya sedikit. Oke langsung saja.

Untuk menjadi sukses ada 8 langkah yang harus kita tempuh. Pertama follow your passion. Tepat, kamu harus mencari apa sih sebenernya passion kamu itu. Banyak orang yang bertanya-tanya apa maksud dari passion. Dari apa yang sudah saya baca, dapat disimpulkan bahwa passion adalah sesuatu yang kamu kerjakan dengan perasaan senang. Sesuatu yang datangnya dari hati. Gak akan capek meskipun dilakukan selama berjam-jam. Tidak peduli kamu di bayar atau tidak kamu akan tetap melakukanya. Hanya memikirkannya saja sudah membuat semangat. Dapat bermakna bagi orang lain. Itulah passion. Ada sebuah pepatah yang mengatakan, jika kamu melakukan passion kamu dan di bayar maka kamu adalah orang yang paling bahagia di dunia ini. Kedua, jadikan passion kamu sebagai pekerjaan. Bekerjalah sesuai dengan passion yang sudah kamu temukan tadi. Tidak mungkin kan kamu melakukan pekerjaan yang sebenarnya tidak kamu sukai. Itu akan membuat hari-harimu menjadi berat. 

Ketiga, fokus dengan pekerjaan tersebut. Tidak usah memiliki banyak pekerjaan tapi tidak ada yang selesai. Cukup konsentrasi pada satu hal saja. Ke-empat dorong diri kamu untuk tidak malas. Kelima, temukan ide-ide baru. Yang di harapkan adalah ide yang berbeda dari apa yang ada pada khalayak umum. Karena sesuatu yang berbeda akan di perhatikan oleh orang lain. Ke-enam adalah improvisasi. Dalam bahasa Inggris ada banyak artinya, seperti memperbaiki, memperbarui, atau meningkatkan. Jadi kembangkanlah skill atau keahlian yang berhubungan dengan pekerjaan kamu. Agar pekerjaan tersebut terus berkembang, tidak diam di tempat. Kemudian yang ketujuh yaitu mengabdilah kepada masyarakat. Ajarkan ilmu yang kamu miliki kepada orang lain. Agar ilmu tersebut tidak berhenti di kamu. Percayalah jika kamu menyebarkannya maka ilmu itu akan bertambah. Ke-delapan, hal terakhir yang juga sangat penting adalah bekerja keras. Seperti yang ada di iklan TV, jika kamu setengah-setengah hasilnya juga setengah-setengah. Jika kamu serius, hasilnya juga bakalan serius. Kamu harus melakukan pekerjaan itu dengan sungguh-sungguh, konsisten, dan pantang menyerah. Jika semua hal tersebut kalian lakukan maka kamu akan menjadi orang yang hebat. Dan Insya Allah akan menjadi orang yang sukses.  

Cukup sekian akhir dari tulisan ini. Semoga saja kebiasaan ini tetep berlanjut sampai besok-besok meskipun kayaknya juga susah, membuat tulisan sendiri tanpa mengopi dari sumber lain. Tapi paling tidak saya sudah mencoba. Baik, terima kasih sudah berkunjung di blog saya. Nantikan tulisan-tulisan saya selanjutnya. Jangan lupa untuk meninggalkan jejak di comment box ya.

Wednesday, 8 July 2015

Bursa Transfer Pemain Musim 2015 - 2016

BY Ale Video IN 1 comment

Musim 2014/2015 yang melelahkan telah selesai. Sekarang klub dari segala penjuru dunia khususnya Eropa sedang sibuk mencari amunisi baru untuk menyempurnakan skuat mereka dalam menghadapi turnamen pada musim depan. Ada juga bagi pemain yang kontraknya sudah habis, sibuk untuk mencari klub baru untuk di labuhi. Langsung saja berikut ini kami pilih daftar transfer pemain terbaik dari klub - klub besar dunia:

Gerrard From Liverpool to LA Galaxy


Frank Lampard From Chelsea to New York City Fc


Xavi Hernandey From Barcelona to Al-Sadd


Andrea Pirlo From Juventus to New York City


Petr Cech From Chelsea to Arsenal


Sami Khedira From Real Madrid to Juventus


Danilo Luiz From Porto to Real Madrid


Arda Turan From Atletico Madrid to Barcelona


Negredo From Manchester City to Valencia


J. Milner From Manchester City to Liverpool


Mario Mandzukic From Atletico Madrid to Juventus



















Miranda From Atletico Madrid to Inter


Danny Ings From Burnley to Liverpool


Aleix Vidal From Sevilla to Barcelona


Paulo Dybala From Palermo to Juventus


Scott Sinclair From Manchester City to Aston Villa


Luciano Vietto From Vilareal to Atletico Madrid


Jose Mauri From Parma to Ac Milan


Lucas Vazquez From Espanyol to Real Madrid


Tom Claverley From Manchester United to Everton


Marco Storari From Juventus to Cagliari


Carlos Bacca From Sevilla to Milan


Seydou Doumbia From CSKA Moscow to AS Roma


Gerard Deulofeo From Barcelona to Everton


Goran Pandev From Galatasaray to Genoa


Radja Nainggolan From Cagliari to AS Roma (Permanen)


Jeison Murillo From Granada to Inter

Christian Fuchs From Schalke to Leicester


Luiz Adriano From Shaktar Donetsk to Ac Milan


Joao Cancelo From Benfica to Valencia


Michael Krohn-Dehli From Celta to Sevilla


Kevin Wimmer From Koln to Tottenham


Geoffrey Kondogbia From As Monaco to Inter


Wesley Hoedt From AZ to Lazio


Pablo Armero From Ac Milan to Flamengo

Monday, 8 June 2015

Pengertian Dan Sejarah Tenis Lapangan

BY Ale Video IN 2 comments

Pada umumnya, untuk berlatih olahraga tenis memerlukan keterampilan yang tinggi sehingga memburtuhkan tahap – tahap tertentu untuk mampu menguasai semua teknik dasar dalam olahraga tenis lapangan ini. Tenis Lapangan merupakan salah satu cabang olahraga yang dilakukan oleh seorang atau sepasang pemain yang berhadapan dengan dibatasi oleh jaring. Untuk memainkannya diperlukan raket dan bola yang terbuat dari karet yang berisi angin dan terbungkus dari bulu kempa. Selain membutuhkan kekuatan memukul bola, juga keterampilan menempatkan bola pada sisi yang kosong, agar pihak lawan sulit mengembalikan. Tujuan orang bemain tenis antara lain adalah untuk mendapatkan kesenangan, memenuhi hasrat bergerak, memelihara kesehatan tubuh dan untuk mencapai prestasi.


Terdapat berbagai jenis permainan yang menggunakan raket yang dimainkan dewasa ini dan tenis merupakan salah satu permainan yang paling disukai. Menurut beberapa catatan sejarah, permainin yang menggunakan bola dan raket sudah dimainkan sejak sebelum masehi, yaitu di Mesir dan Yunani. Pada abad ke-11 sejenis permainan yang yang di sebut jeu de paume, yang merupakan permainan tenis saat ini, telah di mainkan untuk pertama kali di sebuah kawasan di Prancis. Bola yang digunakan di balut dengan bulu sedangkan pemukulnya hanyalah tangan. Permainan ini kemudian di perkenalkan ke Italian dan Inggris pada abad ke-13 dan mendapat sambutan hangat dalam waktu yang singkat. Banyak peminatnya ternyata di antara rakyat setempat terhadap permainan ini.

Sejak itu perkembangan tenis sangat meningkat ke negara eropa lain. Raket bersenar pertama kali pada abat ke-15 oleh Antonio De Scalo. Seorang pastur berbangsa Italia. Ia menulis peraturan umum bagi semua permainan yang menggunakan bola, termasuk tenis. Majalah Inggris Sport Megazine menamakan permainan ini sebagai tenis lapangan (lawn tennis). Dalam buku Book of Game and Sports yang di terbitkan dalam tahun 1801, disebut sebagai “Tenis Panjang“ tenis pada mulanya merupakan permainan masyarakat kelas atas.

Tenis lapangan rumput yang terkenal di zaman Ratu Victoria lalu di tiru oleh golongan menengah, yang menjadikannya sebagai permainan biasa. Klub tenis pertama di dirikan adalah Leamington di Prancis oleh J.B. Perera, HarryGem, Dr. Frederick Haynes, dan Dr. Arthur Tompkins pada tahun 1872. Pada masa itu, tenis disebut sebagai pelota atau lawn rackets. Dalam tahun 1874 permainan tenis pertama kali di Amerika Serikat oleh Dr. James Dwight dan F.R. Sears. Sementara itu All England Croquet Club didirikan pada tahun 1868.

Dua tahun setelah itu di bukalah kantornya di jalan Worple, Wimbledon. Pada tahun 1875, klub ini juga bersedia memperuntukan sebagian lahannya untuk lapangan tenis. Amerika Serikat mendirikan klub tenis yang pertama di Staten Island. Bermula dari situlah permainan tenis di Amerika serikat berkembang dengan pesat sekali. Dari sana lahir banyak pemain tenis tangguh yang menguasai percaturan tenis tingkat dunia. Kejuaraan tenis pertama bermula tahun 1877. Olahraga tenis di Indonesia sekarang juga mulai di gemari oleh para masyarakat khususnya orang – orang yang umurnya memasuki 30 tahunan ke atas. Alasan mereka memilih olahraga tenis ini karena olahraga ini termasuk olahraga yang mewah di karenakan peralatannya yang harganya mahal. Namun bagi para remaja olahraga ini masih kurang di minati di karenakan peralatanya yang harganya mahal dan olahraga tenis ini masih belum memasyarakat, serta kurangnya lapangan tenis membuat remaja menjadi tidak tertarik dan lebih memilih olahraga lainnya. Namun di kota- kota besar olahraga tenis sudah men-jamur dan mampu menarik minat masyarakat sehingga olahraga ini di jadikan sebagai olahraga pilihan baik untuk olahraga prestasi maupun olahraga rekreasi.



Friday, 10 April 2015

Shooting Pada Bola Basket

BY Ale Video IN 1 comment

Menurut Wissel, hal-hal yang perlu diperhatikan secara umum pada saat melaksanakan tembakan adalah sebagai berikut :

1. Pandangan (Sight)
Pusatkan mata pada ring, tujukan hanya pada sisi muka lingkaran untuk semua jenis tembakan kecuali untuk tembakan pantulan. Pakai tembakan samping bila ada pada posisi 45 derajat dari papan ring. Untuk tembakan sisi, tujukan pada puncak dekat kotak pada papan ring. Lalu pandang sasaran secepatnya dan jaga mata terfokus padanya hingga mencapai sasaran dan mata jangan mengikuti gerakan bola, konsentrasi pada target mengurangi gangguan, seperti teriakan, lambaian handuk, tangan lawan, atau pelanggaran keras.

2. Posisi Tangan
Untuk shooting adalah penting dalam menempatkan bola pada tangan tepat dibelakang bola dan juga penting menempatkan tangan yang tidak menembak dibawah bola sebagai penjaga keseimbangan. Posisi ini disebut block and tuck. Lalu tangan menembak secara langsung dibelakang bola, jari telunjuk pada titik tengah kemudian bola melepaskan pada jari telunjuk tepat berada di kutub atau tanda lain pada bagian tengah bola, supaya kontrol dan sentuhan ujung jari yang sudah terbangun dapat menghasilkan lemparan yang lembut tapi tepat.

3. Persejajaran Siku Dalam
Pegang bola didepan dan diatas bahu untuk menembak, diantara telinga dan bahu, pertahankan siku-suku didalam dan pada saat siku menembak, bola sejajar dengan basket dan selanjutnya letakkan tangan di belakang bola dan gerakkan siku kedalam semampu anda.

4. Irama Menembak
Menembak merupakan singkroniasi antara kaki, siku tembak, kelenturan pergelangan dan jari tangan. Tembakan boleh dengan halus, bersamaan dengan gerakan mengangkat yang ritmis. Kekuatan inti dan ritme tembakan berasal dari gerakan naik turun kaki. Awali dengan lutut sedikit lentur, tekuk lutut dan kemudian rentangkan sepenuhnya didalam gerakan naik turun pada saat kaki terentang sepenuhnya, punggung dan bahu terentang ke arah atas dan ketika tembakan dimulai dari tengah mengimbang ketangan menembak.



Dalam permainan bola basket terdapat beberapa teknik untuk dapat memasukkan bola ke dalam keranjang atau biasa yang disebut dengan teknik menembak/shooting. Secara umum teknik shooting dibagi menjadi 4 bagian diantaranya adalah sebagai berikut:

 1. Menembak dengan satu tangan (One hand Shot)
Posisi awal pemain berdiri dengan kaki sejajar atau sikap kuda-kuda. Kedua tangan memegang bola diletakkan di atas kepala sedikit di depan dahi dengan tangan yang akan menembakkan bola dan membentuk sudut 90 derajat. Tangan kiri melepaskan bola kemudian tangan kanan mendorong bola ke arah keranjang. Pada waktu tangan melakukan tembakan diikuti lutut pergelangan tangan dan jari-jari menghadap ke bawah.

2. Menembak bola ke keranjang dengan meloncat ( Jump Shoot )
Tehnik memegang dan melepaskan bola dengan teknik melakukan tembakan dengan satu tangan di atas kepala, perbedaannya dalam menembakkan bola ke keranjang dengan meloncat , yaitu di awali dengan gerakan loncatan ke atas. Cara melakukannya sebagai berikut : posisi awal, berdiri dengan sikap kuda-kuda. Kedua tangan memegang bola diletakkan di atas kepala dekat dengan dahi, siku tangan yang digerakkan untuk menembak sudut 90 derajat. Tangan kiri di gerakkan dari bola tangan kanan di dorong ke arah keranjang di ikuti lutut di angkat ketas diawali dengan loncatan ke atas keranjang basket.

3. Tembakan mengait (Hook Shot)
Cara melakukannya adalah sebagai berikut : posisi awal berdiri sambil kedua tangan memegang bola di depan dada. Pada waktu tangan akan mengaitkan bola, badan condong ke depan, kemudian bola di angkat sampai di atas kepala dan pandangan ke atas ring basket. selanjutnya bola dilepaskan ke keranjang dengan kaitan.

4. Tembakan melayang ( Lay-up shoot )
Tembakan melayang didahului dari menerima operan bola dan menggiring bola, kemudian melangkah dua hitungan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada waktu melakukan tembakan melayang. pada waktu menerima bola dalam keadaan melayang setelah melangkah dengan langkah lebar, kemudian langkah berubah supaya lompatan tinggi bola dilepaskan di papan ring atau bisa dipantulkan di kotak pantulan.

Monday, 30 March 2015

Pengertian Dan Sejarah Olimpiade

BY Ale Video IN No comments

Sejak ribuan tahun lalu bangsa Yunani sudah mengenal olahraga dalam arti yang paling sederhana. Mereka melakukannya untuk kepentingan pasukan perang atau kemiliteran. Dengan berolahraga diharapkan para prajurit akan tangkas dan sigap dalam bertempur. Olimpiade yang paling awal konon sudah diselenggarakan bangsa Yunani purba pada 776 Sebelum Masehi. Kegiatan itu diikuti seluruh bangsa Yunani dan dilangsungkan untuk menghormati dewa tertinggi mereka, Zeus. Zeus bermukim di Gunung Olympia atau Olympus yang kemudian dipakai sebagai nama Olimpiade hingga sekarang.
Awalnya olimpiade hanya berlangsung di Yunani kuno sampai akhirnya pada tahun 393 M Olimpiade kuno ini dihentikan oleh Kaisar Romawi Theodosius. Olimpide kemudian dihidupkan kembali oleh seorang bangsawan Perancis, Pierre Fredy, Baron de Courbertin pada tahun 1896.
Baron Pierre de Coubertin adalah seorang pemikir dari Prancis. Ia mengangkat kembali semangat Olimpiade kuno di zaman modern untuk menggaungkan persaudaraan dan perdamaian di antara bangsa-bangsa di dunia seperti yang pernah dikatakannya. "The most important thing in the Olympic Games is not winning but taking part, just as the most important thing in life is not the triumph but the struggle. The essential thing in life is not to have conquered but to have fought well.
Sebagai pemrakarsa Olimpiade modern Baron Pierre de Coubertin diangkat menjadi Bapak Olimpiade modern. Ia juga yang merancang lambang olimpiade yang digunakan hingga kini. Lambang tersebut sangat sederhana yaitu berupa lima cincin berukuran sama yang saling bertautan satu sama lain. Mengetahui riwayat Olimpiade modern dan daftar panjang prestasi kontroversi di dalamnya menjadi menarik bahwa dari lambang dan bentuknya sangat sederhana itu kini terkandung makna yang luar biasa kaya.  Olimpiade juga merupakan kesempatan besar bagi kota dan negara tuan rumah untuk menampilkan diri kepada dunia.


1.     Pengertian Olimpiade

Pertandingan Olimpiade (bahasa Perancis: les Jeux olympiques, JO) adalah ajang olahraga internasional empat tahunan yang mempertandingkan cabang-cabang olahraga musim panas dan musim dingin serta diikuti oleh ribuan atlet yang berkompetisi dalam berbagai pertandingan olahraga. Olimpiade merupakan kompetisi olahraga terbesar dan terkemuka di dunia, dengan lebih dari 200 negara berpartisipasi.
Awalnya, Olimpiade hanya berlangsung di Yunani kuno sampai akhirnya pada tahun 393 M Olimpiade kuno ini dihentikan oleh Kaisar Romawi, Theodosius. Olimpiade kemudian dihidupkan kembali oleh seorang bangsawan Perancis bernama Pierre Frèdy Baron de Coubertin pada tahun 1896. Dalam kongres pada tahun 1894 yang diselenggarakan di Paris, didirikanlah Komite Olimpiade Internasional/ International Olympic Committe (IOC) dan ibu kota Yunani, Athena dipilih sebagai tuan rumah Olimpiade modern pertama tahun 1896. Selanjutnya, sejak tahun 1896 sampai sekarang, setiap empat tahun sekali Olimpiade Musim Panas senantiasa diadakan kecuali tahun-tahun pada masa Perang Dunia II. Edisi khusus untuk olahraga musim dingin. Olimpiade Musim Dingin, mulai diadakan pada tahun 1924. Awalnya Olimpiade Musim Dingin diadakan pada tahun yang sama dengan Olimpiade Musim Panas, namun sejak tahun 1994 Olimpiade Musim Dingin diadakan setiap empat tahun sekali, dengan selang waktu dua tahun dari penyelenggaraan Olimpiade Musim Panas.
Evolusi yang dilakukan oleh IOC selama abad ke-20 dan 21 telah menyebabkan beberapa perubahan pada penyelenggaraan Olimpiade. Beberapa penyesuaian dilakukan, termasuk penciptaan Olimpiade Musim Dingin untuk olahraga es dan salju, Paralimpiade untuk atlet dengan kekurangan fisik dan Olimpiade Remaja untuk para atlet remaja. Dalam perkembangannya, Olimpiade telah menghadapi berbagai tantangan, seperti pemboikotan, penggunaan obat-obatan, penyuapan dan terorisme. Olimpiade juga merupakan kesempatan besar bagi kota dan negara tuan rumah untuk menampilkan diri kepada dunia.
Di Indonesia, Olimpiade yang sering dikenal dan secara rutin diikuti adalah Olimpiade Musim Panas. Indonesia sendiri pertama kali berpartisipasi pada Olimpiade Helsinki 1952 di Finlandia, dan tak pernah absen berpartisipasi pada tahun-tahun berikutnya, kecuali pada tahun 1964 dan 1980.

2.     Sejarah Olimpiade
Olimpiade kuno
Sejak ribuan-tahun lalu bangsa Yunani sudah mengenal olahraga dalam arti yang paling sederhana. Mereka melakukannya untuk kepentingan pasukan perang atau kemiliteran. Dengan berolahraga diharapkan para prajurit akan tangkas dan sigap dalam bertempur. Olimpiade yang paling awal konon sudah diselenggarakan bangsa Yunani kuno pada tahun 776 Sebelum Masehi. Kegiatan itu diikuti seluruh bangsa Yunani dan dilangsungkan untuk menghormati dewa tertinggi mereka, Zeus. Zeus bermukim di Gunung Olimpus yang kemudian dipakai sebagai nama Olimpiade hingga sekarang. Olimpiade kuno juga diselenggarakan setiap empat tahun, para olahragawan terbaik dari seluruh Yunani berdatangan ke arena di sekitar Gunung Olimpus. Mereka bertanding secara perorangan, bukan atas nama tim. Para atlet yang akan bertanding terlebih dulu berlatih keras selama sepuluh bulan di daerah masing-masing. Dulu, di Yunani sering terjadi perang saudara, namun ketika pesta olahraga berlangsung, pihak yang bertikai melakukan gencatan senjata. Siapa yang melanggar konsensus akan dikenakan denda. Bangsa Sparta pernah diharuskan membayar denda karena melanggar gencatan senjata selama Perang Peloponnesus. Menjelang pertandingan, panitia pelaksana menyembelih babi kurban.
Saat ini di wilayah Olympia, Yunani terdapat sekelompok bangunan kecil dan gelanggang di alam terbuka. Sisa-sisa puing gelanggang latihan itu merupakan peninggalan arkeologis yang dilestarikan pemerintah Yunani. Pada pesta Olimpiade kerap terjadi perjanjian perdamaian atau persekutuan antar bangsa. Juga timbul berbagai kegiatan transaksi. Barang-barang yang dijajakan antara lain anggur, makanan, jimat, dan benda-benda ibadah. Olimpiade kuno mempertandingkan cabang-cabang atletik seperti lari, loncat, dan lempar. Ada juga pacuan kuda dan pacuan kereta. Karena aturannya belum baku, para penonton sering terkena lemparan batu atau ditabrak kereta kuda para peserta.
Di Olympia juga masih dijumpai batu-batu yang merupakan pijakan olahraga lari. Pijakan batu itu disusun sedemikian rupa agar para pelari bisa mendapat ruang gerak ke kiri dan ke kanan. Pada saat start para pelari harus menempatkan telapak kaki pada batu-batu pijakan itu. Ada pula panel-panel tentang lomba lari khusus membawa perisai. Lomba ini banyak disukai penonton karena dianggap lucu.  Pembukaan Olimpiade selalu diwarnai lomba kereta dengan empat kuda. Sekitar 40 kereta dijajarkan dalam kandang di gerbang keluar. Jarak yang ditempuh hampir 14 km, yakni 12 kali pulang pergi antara dua tiang batu yang ditancapkan di tanah. Berbeda dengan Olimpiade modern, dulu mahkota kemenangan tidak diberikan kepada sais atau joki, melainkan kepada pemilik kereta dan kuda yang umumnya orang-orang kaya. Orang kaya yang haus kehormatan biasanya mengirim paling sedikit tujuh kereta kuda untuk mengikuti perlombaan.
Berbagai pertandingan dalam Olimpiade kuno boleh dikatakan serba keras. Para pelari berpacu secepat-cepatnya tanpa memakai alas kaki. Para penunggang kuda berlomba habis-habisan tanpa pelana atau sanggurdi. Para peloncat membawa pemberat yang diayun-ayunkan untuk menambah dorongan maju. Olahraga yang terkeras adalah pankration, yakni perpaduan antara gulat dan tinju gaya tradisional. Para atlet boleh menyepak atau mencekik lawan, yang tidak diperbolehkan adalah memijit mata, menggigit, dan mematahkan jari. Fairplay benar-benar diperhatikan para atlet. Beberaba artefak purba memperlihatkan adegan tinju antara dua atlet. Pemenang adu tinju adalah pihak yang dapat memukul kepala lawan. Pihak yang kalah harus mengacungkan jari tanda mengaku kalah.
Olimpiade kuno hanya boleh ditonton dan diikuti oleh para pria. Sebab para atlet harus bertanding dengan tubuh telanjang, kecuali untuk kesempatan khusus, seperti lomba kereta kuda. Mereka berbusana beraneka ragam untuk menunjukkan status sosial si pemilik kereta dan kuda. Bagi orang Yunani telanjang merupakan cara paling sesuai untuk berolahraga. Mereka bangga kalau memiliki tubuh yang atletis. Pemenang pertandingan mendapatkan mahkota dedaunan, seperti daun zaitun liar sebagai pengganti medali. Kadang-kadang sang juara diarak masuk kota melalui sebuah lubang yang dibuat khusus pada tembok kota. Mereka dielu-elukan di jalan kota dan disambut pembacaan puisi. Penghargaan lain kepada olahragawan berprestasi berupa pembebasan dari pajak dan mendapat makanan gratis. Beberapa kota juga memberikan bonus uang dalam jumlah besar. Bahkan di kota kediaman pemenang didirikan patung mereka. Banyak patung batu dan perunggu masih tersisa sampai kini dan itulah hadiah paling abadi milik sang juara. Salah satu bagian cabang atletik yang masih tetap dikenal hingga kini adalah maraton, yakni perlombaan lari sejauh kira-kira 42 km.
Olimpiade mencapai puncaknya di abad ke-6 dan ke-5 SM, tetapi kemudian secara bertahap mengalami penurunan seiring jatuhnya Yunani ke tangan Romawi. Tidak ada konsensus yang menyatakan secara resmi mengenai berakhirnya Olimpiade, namun teori yang paling umum dipegang saat ini adalah pada tahun 393 M, saat Kaisar Romawi, Theodosius menyatakan bahwa semua budaya praktek-praktek kuno Yunani harus dihilangkan. Kemudian, pada tahun 426 M, Theodosius II memerintahkan penghancuran semua kuil Yunani. Setelah itu, Olimpiade tidak diadakan lagi sampai akhir abad ke-19.
Olimpiade Modern
Ajang olahraga pertama yang pelaksanaannya serupa dengan Olimpiade kuno adalah L'Olympiade de la République, sebuah festival olahraga nasional yang diadakan pada tahun 1796 sampai 1798 selama masa Revolusi Perancis. Dalam pelaksanaannya, ajang ini mengadopsi beberapa peraturan-peraturan yang berlaku dalam Olimpiade kuno. Ajang ini juga menandai diterapkannya sistem metrik ke dalam cabang-cabang olahraga.
Pada tahun 1850 sebuah Kelas Olimpiade didirikan oleh Dr. William Penny Brookes di Much Wenlock, Shropshire, Inggris. Selanjutnya, pada tahun 1859, Dr. Brookes mengganti nama Kelas Olimpiade menjadi Olimpiade Wenlock. Ajang tersebut tetap diadakan hingga hari ini. Tanggal 15 November 1860, Dr. Brookes membentuk Perkumpulan Olimpiade Wenlock.
Antara tahun 1862 dan 1867, di Liverpool diadakan ajang Grand Olympic Festival. Ajang ini dicetuskan oleh John Hulley dan Charles Melly dan merupakan ajang olahraga pertama yang bersifat internasional, meskipun atlet-atlet yang berpartisipasi kebanyakan merupakan "atlet amatir". Penyelenggaraan Olimpiade modern pertama di Athena pada tahun 1896 hampir identik dengan Olimpiade Liverpool. Pada tahun 1865, Hulley, Dr. Brookes dan EG Ravenstein mendirikan Asosiasi Olimpiade Nasional di Liverpool, yang merupakan cikal bakal terbentuknya Asosiasi Olimpiade Britania Raya. Selanjutnya, pada tahun 1866, sebuah ajang bernama Olimpiade Nasional Britania Raya diselenggarakan di London untuk pertama kalinya.
Kebangkitan Oleh Baron Pierre de Coubertin.
Semangat bangsa Yunani untuk menghidupkan kembali Olimpiade dimulai seiring dengan berlangsungnya Perang Kemerdekaan antara Yunani dengan Kekaisaran Ottoman pada tahun 1821. Ide untuk membangkitkan Olimpiade pertama kali dicetuskan oleh seorang penyair dan editor majalah bernama Panagiotis Soutsos lewat puisinya yang berjudul "Dialogue of the Dead" yang diterbitkan pada tahun 1833. Evangelis Zappas, seorang bangsawan Yunani-Rumania adalah orang yang pertama kali menulis kepada Raja Otto, menawarkan untuk mendanai kebangkitan Olimpiade. Zappas mensponsori penyelenggaraan Olimpiade pada tahun 1859 yang diselenggarakan di pusat kota Athena. Atlet-atlet yang berpartisipasi dalam ajang tersebut berasal dari Yunani dan Kekaisaran Ottoman. Zappas juga mendanai perenovasian Stadion Panathinaiko kuno agar dapat dipakai sebagai tempat penyelenggaraan Olimpiade pada tahun-tahun berikutnya.
Stadion Panathinaiko digunakan sebagai tempat penyelenggaraan Olimpiade tahun 1870 dan 1875. Sekitar Tiga puluh ribu penonton menghadiri Olimpiade pada tahun 1870 namun tidak ada catatan kehadiran resmi yang tersedia untuk penyelenggaraan Olimpiade tahun 1875. Pada tahun 1890, setelah menghadiri Olimpiade Wenlock, seorang sejarawan Perancis bernama Baron Pierre de Coubertin terinspirasi untuk mendirikan Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC). Coubertin punya ide untuk menyelenggarakan suatu ajang Olimpiade internasional setiap empat tahun sekali berdasarkan ajang Olimpiade Yunani yang dibangkitkan oleh Brookes dan Zappas. Dia mempresentasikan ide ini dalam kongres pertama IOC yang berlangsung pada tanggal 16-23 Juni 1894 di Universitas Sorbonne, Paris. Pada hari terakhir kongres, diputuskan bahwa penyelenggaraan Olimpiade internasional berada di bawah naungan IOC dan penyelenggaraan pertamanya akan dilangsungkan di Athena, Yunani pada tahun 1896. Hasil kongres juga memutuskan bahwa Demetrius Vikelas dari Yunani terpilih sebagai presiden IOC pertama.
Olimpiade Musim Panas
Olimpiade Musim Panas diadakan setiap empat tahun sekali oleh Komite Olimpiade Internasional. Olimpiade ini dimulai pada tahun 1896 di Athena. Ini adalah event olahraga paling prestisius di dunia dan menampilkan cabang olahraga terbanyak dibandingkan dengan yang lainnya yaitu 28 cabang. Menjadi juara dalam Olimpiade biasanya dianggap sebagai pencapaian terbaik dalam dunia olahraga. Medali diberikan dalam setiap event, dengan medali emas untuk juara pertama, medali perak untuk juara kedua, dan perunggu untuk yang ketiga, sebuah tradisi yang dimulai sejak 1904.
Para peserta diikutkan oleh IOC untuk mewakili negara mereka. Lagu kebangsaan dan bendera mendampingi acara pengalungan medali dan beberapa negara sangat menjunjung patriotisme hingga menghitung penerimaan medali untuk setiap negara meski IOC tidak menilai hal seperti ini. Umumnya hanya negara-negara merdeka yang boleh ikut serta, namun ada pengecualian untuk beberapa negara tak berdaulat, contohnya Taiwan yang harus ikut dengan membawa nama Chinese Taipei (Taipei Tiongkok) untuk menghindari masalah-masalah tentang kemerdekaan Taiwan.
Meski merupakan ajang olahraga yang paling beraneka ragam, Olimpiade bukanlah yang paling populer. Piala Dunia sepak bola lebih ditonton masyarakat dunia seperti yang diperlihatkan melalui jumlah penonton TV.
Olimpiade Musim Panas terakhir diselenggarakan pada tahun 2012 di London, Inggris, Britania Raya mulai tanggal 27 Juli hingga 12 Agustus 2012. Berikut ini adalah cabang olahraga yang di pertandingkan di Olimpiade Musim panas: akuatika, anggar, angkat berat, atletik, berkuda, bersepeda, bisbol, bola basket, bola tangan, bola voli, bulu tangkis dayung, gulat, hoki (lapangan), judo, kano, layar, menembak panahan, panca lomba modern, sepak bola, senam, sofbol, taekwondo, tenis, tenis meja, tinju, dan trilomba.
Olimpiade 1896
Olimpiade pertama yang diadakan di bawah naungan IOC berlangsung di stadion Panathinaiko, Athena, pada tahun 1896. Olimpiade pertama ini diikuti oleh 14 negara dengan total 241 atlet yang berlaga dalam 43 pertandingan. Seperti janjinya pada Pemerintah Yunani, Zappas dan sepupunya, Konstantinos Zappas turut membantu membiayai penyelenggaraan Olimpiade 1896. George Averoff, seorang pengusaha Yunani bersedia untuk mendanai perenovasian stadion dalam rangka persiapan Olimpiade. Pemerintah Yunani juga turut menyediakan dana, berharap dana tersebut dapat diperoleh kembali melalui penjualan tiket dan dari penjualan set perangko peringatan Olimpiade pertama.
Sebagian besar atlet yang berpartisipasi dalam Olimpiade Athena 1896 berasal dari Yunani, Jerman, Perancis, dan Britania Raya. Negara-negara tersebut juga menguasai perolehan medali. Pada saat itu, wanita tidak boleh berpartisipasi. Penyelenggara menyebut kesertaan mereka tidak praktis, tidak menarik, dan tidak tepat. Sekitar 80.000 penonton hadir, termasuk Raja George I dari Yunani.
Meskipun Yunani tidak berpengalaman dalam menyelenggarakan ajang olahraga internasional dan awalnya juga mempunyai masalah keuangan, namun akhirnya berhasil mempersiapkan segalanya tepat waktu. Jumlah atlet yang berpartisipasi juga terbilang kecil jika dibandingkan dengan ukuran saat ini, namun Olimpiade 1896 merupakan keikutsertaan internasional terbesar untuk ajang olahraga pada masanya. Olimpiade tersebut pun terbukti sukses bagi rakyat Yunani.
Perubahan dan adaptasi
Setelah kesuksesan Olimpiade 1896, Olimpiade memasuki masa-masa stagnasi yang mengancam keberlangsungan ajang tersebut. Olimpiade Paris 1900 dan Olimpiade St. Louis 1904 adalah buktinya. Olimpiade Paris tidak memiliki stadion, namun ini adalah Olimpiade di mana pertama kalinya wanita diijinkan ikut serta dalam pertandingan. Olimpiade St. Louis tahun 1904 diikuti oleh 650 atlet, namun 580 di antaranya berasal dari Amerika Serikat. Hal-hal di atas menjadi dasar bagi IOC untuk melakukan perubahan pada Olimpiade. Olimpiade di tata ulang setelah diadakannya Olimpiade Interkala (disebut demikian karena Olimpiade ini adalah Olimpiade ketiga yang diadakan sebelum waktu penyelenggaraan Olimpiade ketiga) pada tahun 1906 di Athena. Olimpiade Interkala ini tidak diakui secara resmi oleh IOC dan tidak pernah diselenggarakan lagi sejak saat itu. Namun, Olimpiade Interkala yang diselenggarakan di Stadion Panathinaiko, Athena ini telah menarik minat banyak peserta secara internasional dan menghasilkan kepentingan publik yang besar, menandai kenaikan popularitas dan ukuran dari Olimpiade itu sendiri.
Olimpiade Musim Dingin
Olimpiade Musim Dingin (pertama kali diadakan di Chamonix, Perancis, pada tahun 1924) diciptakan untuk memperlombakan cabang-cabang olahraga musim dingin seperti seluncur es dan ski yang tidak bisa diperlombakan dalam Olimpiade Musim Panas. Seluncur es (tahun 1908 dan 1920) serta hoki (tahun 1920) pernah diperlombakan dalam ajang Olimpiade Musim Panas. IOC ingin memperluas daftar tersebut dengan ikut memperlombakan cabang-cabang olahraga untuk musim dingin lainnya. Pada kongres Olimpiade tahun 1921 di Lausanne, diputuskan untuk menyelenggarakan versi musim dingin dari Olimpiade. Acara bertajuk Pekan Olahraga Musim Dingin diadakan pada tahun 1924 di Chamonix, Perancis. Acara ini menjadi penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin pertama.
Pada awalnya, IOC memutuskan untuk menyelenggarakan Olimpiade Musim Dingin pada tahun yang sama dengan penyelenggaraan Olimpiade Musim Panas. Tradisi ini bertahan sampai Olimpiade Musim Dingin 1992 di Albertville, Perancis. Setelah itu, sejak tahun 1994 Olimpiade Musim Dingin diadakan setiap dua tahun berselang setelah penyelenggaraan Olimpiade Musim Panas. Jumlah negara yang berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin juga lebih sedikit dibandingkan Olimpiade Musim Panas, karena negara-negara yang berada di ekuator tidak mengenal olahraga musim dingin dan juga tidak memiliki fasilitas untuk olahraga tersebut.
Paralimpiade
Pada tahun 1948, Sir Ludwig Guttmann, yang bertekad untuk mempromosikan rehabilitasi prajurit yang cacat akibat Perang Dunia II menyelenggarakan pertandingan olahraga antar rumah sakit bertepatan dengan penyelenggaraan Olimpiade London 1948. Pertandingan tersebut dikenal sebagai Stoke Mandeville Games dan selanjutnya diselenggarakan setiap tahunnya selama dua belas tahun. Kemudian, dalam Olimpiade Roma 1960, Guttman membawa 400 atlet untuk berlaga dalam ajang Olimpiade Paralel, yang kemudian dikenal sebagai Paralimpiade pertama. Sejak itu, Paralimpiade telah diselenggarakan di setiap tahun penyelenggaraan Olimpiade. Dalam Olimpiade 1988, Seoul sebagai kota tuan rumah juga menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan Paralimpiade. Pada tahun 2001, Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Komite Paralimpiade Internasional (IPC) menandatangani perjanjian yang menjamin bahwa kota tuan rumah Olimpiade juga akan dikontrak untuk menjadi tuan rumah Paralimpiade. Perjanjian ini mulai diberlakukan dalam penyelenggaraan Olimpiade Musim Panas Beijing 2008 dan Olimpiade Musim Dingin Vancouver 2010. Ketua panitia Olimpiade Musim Panas London 2012, Lord Coe, menyatakan soal penyelenggaraan Olimpiade dan Paralimpiade 2012 di London: “Kami ingin mengubah sikap publik terhadap kecacatan, merayakan kehebatan olahraga Paralimpik dan untuk menegaskan bahwa dua pertandingan ini adalah satu keseluruhan yang utuh.”
Olimpiade Remaja
Pada tahun 2010, Olimpiade menambah daftar pertandingannya dengan menyertakan Olimpiade Remaja ke dalam penyelenggaraan Olimpiade. Olimpiade Remaja ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada atlet yang berusia antara 14 sampai 18 tahun untuk berkompetisi dalam Olimpiade. Olimpiade Remaja sebenarnya sudah dicetuskan oleh Presiden IOC, Jacques Rogge pada tahun 2001 dan baru disetujui dalam Kongres IOC ke 119 pada tahun 2007. Olimpiade Remaja Musim Panas pertama diselenggarakan di Singapura pada tanggal 14-26 Agustus 2010, sedangkan Olimpiade Remaja Musim Dingin pertama diselenggarakan di Innsbruck, Austria pada bulan Januari 2012. Waktu penyelenggaraan Olimpiade Remaja ini akan lebih singkat dibanding Olimpiade yang lainnya; versi musim panasnya berlangsung selama dua belas hari, sedangkan versi musim dinginnya berlangsung selama sembilan hari. IOC mengijinkan 3.500 atlet dan 875 ofisial untuk berpartisipasi dalam Olimpiade Remaja Musim Panas, serta 970 atlet dan 580 ofisial di Olimpiade Remaja Musim Dingin. Cabang olahraga yang diperlombakan akan disesuaikan dengan Olimpiade yang lainnya, namun akan ada variasi pada beberapa cabang olahraga, misalnya tim negara campuran dan tim gender campuran serta dikuranginya beberapa cabang dan peraturan pertandingan.
Diskriminasi gender
Atlet wanita pertama kalinya diijinkan untuk ikut serta dalam Olimpiade Paris 1900, namun dalam Olimpiade Barcelona 1992, sekitar tiga puluh lima negara masih mengirimkan semua kontingen pria ke Olimpiade. Jumlah ini turun pesat selama tahun-tahun berikutnya. Pada tahun 1996, Lita Fariman adalah atlet wanita pertama yang mewakili Iran dalam Olimpiade lewat cabang olahraga menembak. Dalam Olimpiade Sydney 2000, Bahrain mengirimkan dua atlet wanita untuk pertama kalinya ke ajang Olimpiade: Fatema Hameed Gerashi dan Mariam Mohamed Hadi Al Hilli. Tahun 2004, Robina Muqim Yaar dan Friba Razayee mencatatkan diri sebagai atlet wanita pertama yang berlaga mewakili Afghanistan dalam ajang Olimpiade. Empat tahun berikutnya, Uni Emirat Arab juga mengirim atlet wanita ke Olimpiade Beijing untuk pertama kalinya: Maitha Al Maktoum (taekwondo) dan Latifa Al Maktoum (berkuda).
Hingga tahun 2010, tercatat tiga negara yang sama sekali belum pernah mengirimkan atlet wanita ke ajang Olimpiade. Negara-negara tersebut adalah: Brunei, Arab Saudi dan Qatar. Brunei cuma pernah berpartisipasi dalam tiga perayaan Olimpiade, itupun dengan jumlah atlet yang sangat sedikit. Arab Saudi dan Qatar telah berpartisipasi dalam banyak ajang dan tetap konsisten mengirim kontingen pria ke Olimpiade. Tahun 2010, Komite Olimpiade Internasional menyatakan akan "menekan" negara-negara tersebut untuk memperbolehkan dan memfasilitasi keikutsertaan atlet-atlet wanita dalam Olimpiade London 2012. Anita DeFrantz, ketua Komisi Perempuan IOC menyarankan agar negara-negara yang mencegah keikutsertaan atlet-atlet wanita supaya dilarang untuk mengikuti Olimpiade. Tak lama kemudian, Komite Olimpiade Qatar mengumumkan bahwa mereka akan mengirim empat atlet wanita dari cabang menembak dan anggar pada Olimpiade London 2012. Di Arab Saudi, hukum nasional di negara tersebut secara eksplisit memang melarang wanita untuk berlaga dalam Olimpiade.
Pada bulan Juni 2012, secara mengejutkan Kedutaan Arab Saudi di London mengumumkan akan mengirimkan atlet wanita untuk berkompetisi dalam ajang Olimpiade 2012 untuk pertama kalinya. Brunei juga mengumumkan kalau mereka akan mengirimkan atlet wanitanya ke ajang Olimpiade yang mulai berlangsung pada tanggal 27 Juli 2012 di London, Inggris. Pada akhirnya, Arab Saudi mengirim dua atlet wanita ke London (Wodjan Ali Seraj Abdulrahim Shahrkhani; judo dan Sarah Attar; lari 800-meter); Qatar 4 atlet dan Brunei satu (Maziah Mahusin; rintangan 400m). Dengan demikian, Olimpiade London 2012 menjadi Olimpiade pertama di mana kesemua negara peserta mengikutsertakan atlet perempuan dalam kontingennya.
Cabang olahraga pada Olimpiade yang menampilkan pria dan wanita berlaga secara bersamaan adalah berkuda. Tidak ada istilah "olahraga wanita" atau "olahraga pria" dalam Olimpiade. Meskipun demikian, pada tahun 2008 cabang olahraga yang diperlombakan untuk atlet pria masih lebih banyak dibanding atlet wanita. Dengan penambahan cabang tinju wanita dalam Olimpiade London 2012, diharapkan para atlet wanita akan dapat bersaing di semua cabang olahraga yang sama dengan para atlet pria.
Olimpiade masa kini
Dengan 241 atlet yang mewakili 14 negara pada tahun 1896, peserta Olimpiade terus tumbuh sepanjang tahun. Pada Olimpiade Beijing 2008, terhitung sebanyak 10.500 atlet dari 204 negara turut berkompetisi dalam Olimpiade. Sedangkan ruang lingkup dan skala dari Olimpiade Musim Dingin lebih kecil. Dalam Olimpiade Musim Dingin 2006 di Turin, Italia, cuma sekitar 2.508 atlet dari 80 negara yang berpartisipasi. Selama Olimpiade berlangsung, para atlet dan ofisial mereka tinggal di sebuah lokasi yang dinamakan "Desa Olimpiade". Desa ini dimaksudkan untuk menjadi sebuah lokasi mandiri bagi semua peserta Olimpiade. Lokasi tersebut juga dilengkapi dengan kafetaria, klinik kesehatan dan tempat ibadah.
IOC memperbolehkan pembentukan Komite Olimpiade Nasional (NOC) yang mewakili negara-negara yang tidak berdaulat namun diakui secara internasional. Akibatnya, negara-negara koloni, teritori dan dependensi diizinkan untuk berlaga di Olimpiade. Negara-negara ini termasuk wilayah seperti Puerto Riko, Bermuda, Palestina dan Hong Kong, yang semuanya berkompetisi membawa nama negara mereka sendiri meskipun secara hukum merupakan bagian dari negara lain. Pada tahun 2011, terdapat 206 NOC yang mewakili negara berdaulat dan daerah geografis lainnya. Kesemua 192 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa mempunyai Komite Olimpiade Nasional beserta 14 teritori lainnya. Sedangkan NOC lainnya yang belum diakui oleh IOC meliputi Catalan, Gibraltar Britania, Polinesia Perancis, Niue, Kosovo, Somaliland, Kaledonia Baru, Kurdistan Irak, Siprus Utara, Abkhazia , Kepulauan Faroe, Anguilla, Montserrat, dan Kepulauan Turk & Caicos.

3.     Cabang olahraga
Olimpiade terdiri dari 35 cabang olahraga, 30 disiplin dan hampir 400 pertandingan. Sebagai contoh, gulat adalah olahraga Olimpiade Musim Panas yang terdiri dari dua disiplin: Greco-Roman dan Freestyle. Masing-masing disiplin diperlombakan ke dalam empat belas pertandingan untuk pria dan empat pertandingan untuk wanita, masing-masing mewakili kelas berat yang berbeda. Olimpiade Musim Panas mempertandingkan 26 cabang olahraga, sedangkan Olimpiade Musim Dingin hanya menawarkan 15 cabang olahraga untuk diperlombakan. Atletik, renang, anggar dan senam artistik adalah cabang-cabang olahraga yang tidak pernah absen diperlombakan dalam Olimpiade Musim Panas. Sedangkan ski lintas alam, seluncur indah, hoki dan seluncur es merupakan cabang-cabang olahraga yang rutin diperlombakan dalam Olimpiade Musim Dingin. Bulu tangkis, bola basket dan bola voli pada awalnya dipertandingkan sebagai cabang olahraga demonstrasi, kemudian dipromosikan sebagai cabang olahraga Olimpiade tetap. Beberapa cabang olahraga seperti tarik tambang, polo dan golf pernah dipertandingkan dalam Olimpiade sebelumnya, namun tidak dilanjutkan pada Olimpiade baru-baru ini.
Olahraga Olimpiade diatur oleh Federasi Olahraga Internasional (IF) yang dikelola oleh IOC. Saat ini terdapat 35 IF dalam Gerakan Olimpiade, mewakili masing-masing cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Olimpiade. Ada cabang olahraga yang diakui oleh IOC tapi tidak termasuk dalam program Olimpiade seperti rugbi dan boling. Olahraga ini tidak di klasifikasikan sebagai olahraga Olimpiade, namun dapat di promosikan ke status ini. Beberapa cabang olahraga yang sama sekali belum pernah dipromosikan sebagai olahraga Olimpiade antara lain catur dan selancar.
Kongres IOC ke-112 pada tahun 2002 membatasi cabang olahraga dalam Olimpiade maksimal 28 cabang olahraga, 301 pertandingan dan 10.500 atlet. Tiga tahun kemudian, dalam kongres IOC ke-117, revisi dilakukan, yang mengakibatkan tersingkirnya softbol dan bisbol dari daftar cabang olahraga dalam Olimpiade London 2012. Karena tidak ada kesepakatan untuk mempromosikan dua olahraga tersebut, Olimpiade London berlangsung dengan hanya mempertandingkan 26 cabang olahraga. Pada pelaksanaan Olimpiade Rio de Janeiro 2016 nanti, Olimpiade akan kembali ke sistem maksimum 28 cabang olahraga dengan menambahkan rugbi dan golf ke dalam daftar.
Pemenang dan medali
              Atlet atau tim yang berhasil menempati posisi pertama, kedua dan ketiga dalam Olimpiade masing-masing dianugerahi sebuah medali. Pemenang pertama dianugerahi medali emas, yang betul-betul terbuat dari emas murni sampai Olimpiade Stockholm 1912, setelah itu terbuat dari perak berlapis emas sampai sekarang. Setiap medali emas harus mengandung setidaknya enam gram emas murni. Runner-up atau juara kedua dianugerahi medali perak dan juara ketiga mendapatkan medali perunggu. Dalam cabang olahraga yang memakai sistem gugur (terutama tinju), tempat ketiga biasanya tidak ditentukan dan kedua semifinalis akan mendapatkan medali perunggu. Dalam Olimpiade Athena 1896, hanya medali perak dan perunggu yang diberikan. Format tiga medali ini baru diperkenalkan dalam Olimpiade St. Louis 1904. Sejak Olimpiade London 1948, urutan keempat, kelima, dan keenam diberi sertifikat, yang selanjutnya dikenal sebagai diploma kemenangan. Kemudian, dalam Olimpiade Los Angeles 1984, urutan ketujuh dan kedelapan juga diberi diploma kemenangan. Dalam Olimpiade Athena 2004, penerima medali emas, perak dan perunggu juga dikalungkan bunga zaitun.

Kota dan negara tuan rumah
             Peta lokasi Olimpiade Musim Dingin. Negara-negara yang telah menjadi tuan rumah Olimpiade sebanyak satu kali ditandai dengan warna hijau, lebih dari sekali ditandai dengan warna biru.

Kota tuan rumah untuk Olimpiade biasanya dipilih tujuh tahun menjelang perayaan Olimpiade. Proses seleksi dilakukan dalam dua tahap yang memakan waktu dua tahun. Calon kota tuan rumah mengajukan proposal ke NOC di negaranya. Jika terdapat lebih dari satu kota dari negara yang sama mengajukan proposal ke NOC nya, maka NOC di negara tersebut biasanya menggunakan seleksi internal, karena hanya satu kota per NOC yang dapat diajukan ke IOC sebagai nominasi kota tuan rumah. Setelah batas waktu pengajuan proposal kepada NOC tercapai, tahap pertama (aplikasi) dimulai dengan kota-kota pemohon diminta untuk mengisi kuesioner tentang kriteria utama yang terkait dengan penyelenggaraan Olimpiade. Dalam tahap ini, kota pemohon harus memberikan jaminan bahwa mereka akan mematuhi Piagam Olimpiade dan peraturan lainnya yang ditetapkan oleh IOC. Kuesioner yang telah diisi oleh kota pemohon di evaluasi oleh kelompok khusus yang ditugaskan oleh IOC. Dari hasil evaluasi ini, Dewan Eksekutif IOC memilih kota kandidat yang akan dilanjutkan ke tahap pencalonan.

Setelah kota-kota kandidat tuan rumah Olimpiade terpilih, mereka akan di analisis oleh Komisi Evaluasi. Komisi ini akan mengunjungi kota-kota kandidat, mewawancarai pejabat setempat dan memeriksa tempat-tempat yang prospektif. Selama proses wawancara, kota kandidat juga harus menjamin bahwa mereka sanggup untuk mendanai Olimpiade. Berikutnya, Komisi Evaluasi melaporkan hasil analisanya pada IOC sebulan sebelum keputusan akhir diputuskan. Setelah tugas Komisi Evaluasi selesai, daftar calon dipresentasikan dalam sidang umum IOC. Sidang umum ini diselenggarakan di suatu negara yang tidak memiliki kota kandidat dalam pencalonan. Para anggota IOC memberikan masing-masing satu suara untuk memilih kota tuan rumah Olimpiade. Setelah terpilih, kota tuan rumah beserta NOC nya akan menandatangani kontrak dengan IOC dan secara resmi dinobatkan sebagai kota tuan rumah penyelenggara Olimpiade.

           Hingga tahun 2016, Olimpiade telah diselenggarakan oleh 44 kota di 23 negara, namun sebagian besarnya adalah kota-kota di Eropa dan Amerika Utara. Kota-kota di luar itu yang pernah menjadi tuan rumah Olimpiade terhitung hanya delapan kota. Sejak Olimpiade Seoul 1988 di Korea Selatan, Olimpiade telah diselenggarakan di Asia dan Oseania sebanyak empat kali, meningkat tajam dibandingkan dengan 92 tahun sebelumnya (cuma dua kota). Rio de Janeiro menjadi kota pertama di Amerika Selatan yang menjadi kota penyelenggara Olimpiade (2016). Sedangkan kota-kota di Afrika tidak ada yang berhasil lolos ke tahap pencalonan.

           Amerika Serikat telah menyelenggarakan empat Olimpiade Musim Panas dan empat Olimpiade Musim Dingin, paling banyak dibanding negara lain. Britania Raya telah menjadi tuan rumah dua Olimpiade Musim Panas, dan menjadi tuan rumah yang ketiga kalinya pada Olimpiade London 2012. Jerman, Australia, Perancis dan Yunani adalah negara-negara yang telah menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas sebanyak dua kali. Di antara kota-kota tuan rumah, hanya Los Angeles, Paris, Athena dan London yang pernah menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas lebih dari sekali (masing-masing dua kali). Dengan diselenggarakannya Olimpiade Musim Panas 2012 di London, kota ini memegang rekor baru sebagai satu-satunya kota yang telah menyelenggarakan Olimpiade Musim Panas sebanyak tiga kali.


             Mengenai Olimpiade Musim Dingin, Perancis telah menjadi tuan rumah untuk tiga Olimpiade, sementara Swiss, Austria, Norwegia, Jepang dan Italia telah menyelenggarakan dua kali Olimpiade. Olimpiade Musim Dingin terakhir diadakan di Vancouver, Kanada, menjadi Olimpiade Musim Dingin kedua dan ketiga secara keseluruhan yang diselenggarakan di Kanada. Olimpiade Musim Dingin berikutnya akan diselenggarakan untuk pertama kalinya di Rusia pada tahun 2014.
Daftar Pustaka:
Wikipedia

Tuesday, 10 March 2015

Istilah - Istilah Dalam Farmakologi

BY Ale Video IN No comments

Obat ialah suatu zat yang digunakan untuk diagnose, pengobatan, melunakkan, penyembuhan atau pencegahan penyakit pada manusia atau pada hewan. Ilmu Farmakologi adalah ilmu yang menpelajari cara dalam mana fungsi sistem hidup dipengaruhi obat. Farmakokinetik adalah ilmu yang mempelajari tentang ADME (absorpsi distribusi metabolisme dan eksresri obat) Pengaruh tubuh terhadap obat. Farmakoterapi adalah ilmu yang mempelajari penggunaan obat untuk menyembuhkan penyakit. Ilmu khemoterapi adalah ilmu yang mempelajari pengobatan penyakit yang disebabkan oleh mikroba patogen termasuk pengobatan neoplasma. Toksikologi adalah ilmu yang mempelajari keracunan oleh berbagai bahan kimia terutama obat.

Farmakodinamik adalah ilmu yang mempelajari cara kerja obat, efek obat terhadap faal tubuh dan pengaruh obat terhadap reaksi biokimia dan struktur organ. Efek Obat ialah efek sistemik ialah obat beredar ke seluruh tubuh melalui aliran darah, oral, sublingual, bukal, injeksi, rektal. Efek lokal ialah efek hanya setempat di mana obat di gunakan, inhalasi, salep, pada mukosa mata hidung telinga. Rute obat melalui oral, masuk mulut, tenggorokan terus ke perut melalui suntikan dengan mencoblos beberapa jaringan tubuh. Secara inhalasi yaitu berupa gas di isap melalui hidung. Bentuk obat tablet, kapsul pil dan serbuk. Analgetik-antipiretik adalah obat yang mempengaruhi atau melenyapkan rasa nyeri tanpa menghilangkan kesadaran. Antibiotik adalah obat yang dihasilkan oleh mikroorganisme yang dapat menghambat pertumbuhan atau dapat membunuh mikroorganisme lain. Resistensi, obat tidak mampu membunuh kuman atau keman menjadi kebal terhadap obat. Antidiabetik obat yang digunakan untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Antidot, keracunan, antihepertensi menurunkan tekanan darah tinggi, atikoagulan mencegah pembekuan darah. Vaksin adalah sediaan yang mengandung antigen dapaat berupa kuman mati, kuman inaktif atau kuman hidup yang dilumpuhkan virulensinya tanpa merusak antigennya yang berguna untuk kekebalan aktif dan khusus terhadap infeksi atau toksinnya.

Rute obat melalui oral, masuk mulut, tenggorokan terus ke perut. Melalui suntikan dengan mencoblos beberapa jaringan tubuh. Secara inhalasi yaitu berupa gas di isap melalui hidung. Bentuk obat tablet, kapsul pil dan serbuk. Analgetik-antipiretik adalah obat yang mempengaruhi atau melenyapkan rasa nyeri tanpa menghilangkan kesadaran

Antibiotik adalah obat yang dihasilkan oleh mikroorganisme yang dapat menghambat pertumbuhan atau dapat membunuh mikroorganisme lain. Resistensi, obat tidak mampu membunuh kuman atau keman menjadi kebal terhadap obat. Antidiabetik obat yang digunakan untuk menurunkan kadar gula darah pada penderida diabetes melitus. Antidot, keracunan, antihepertensi menurunkan tekanan darah tinggi, atikoagulan mencegah pembekuan darah. Vaksin adalah sediaan yang mengandung antigen dapaat berupa kuman mati, kuman inaktif atau kuman hidup yang dilumpuhkan virulensinya tanpa merusak antigennya yang berguna untuk kekebalan aktif dan khusus terhadap infeksi atau toksinnya.

Golongan obat adalah penggolongan yang dimaksud untuk peningkatan keamanan dan ketepatan penggunaan serta pengamanan distribusi yang terdiri dari obat bebas, obat terbatas, obat keras psikotrofika san narkotika.
-Obat yang dijual bebas (warna hijau) tablet vit. C 100 mg, tablet B complex, tablet B1 100 mg
-Obat yang termasuk dalam golongan obat bebas terbatas (warna biru) yaitu obat keras dengan batasan jumlah dan kadar yaitu obat berkhasiat dan harus ada tanda peringatan (P) boleh dijual bebas.
Ammonia 10 % ke bawah, ovula sulfanilamidun, tablet tertamisolum,
-obat keras yaitu obat berkhasiat keras yang untuk memperolhnya harus dengan resep dokter
Semua obat injeksi, obat antibiotika misal penicilin, ampicilin, obat atibakteri sulfadiazin, trisulfa
-Obat nirkotik untuk memperoleh harus dengan resep dokter dan apotik di wajibkan melaporkan jumlah dan macamnya.

Opium, kokain kasar, morfin, diasetil morfin
Obat tradisional ialah obat jadi atau obat berbungkus yang berasal dari badan tumbuh-tumbuhan, hewan, mineral dan atau sediaan galenik atau campuran dari bahan bahan tersebut yang usaha pengobatan berdasarkan pengalaman.
Obat jadi yakni obat dalam keadaan murni atau campuran dalam bentuk serbuk, cairan, salep, tablet
Obat paten yakni obat jadi dengan nama dagang yang terdaftar atas nama si pembuat atau di kuasakannya dan du jual dalam bungkus asli dari parbrik yang memproduksi.
obat baru ialah obat yang terdiri atau berisi suatu zat baik sebagai bagian yang berkhasiat, maupun tak berkhasiat misal lapisan pengisi , pelarut atau komponen lain yang belum dikenal hingga tidak diketahui khasiat dan keamanannya.
Obat esensial adalab obat yang paling dibutuhkan untuk pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi masyrakat terbanyak yang meliputi diagnosa, profiaksi terapi dan rehabilitasi.
Obat wajib apotek ialah obat keras yang dapat diserahkan tanpa resep dokter oleh apoteker di apotek.


Tuesday, 3 March 2015

Fisioterapi Olahraga

BY Ale Video IN , No comments

1.      Pengertian Fisioterapi
Fisioterapi merupakan ilmu yang menitik beratkan untuk menstabilkan atau memperbaiki gangguan fungsi alat gerak/fungsi tubuh yang terganggu yang kemudian di ikuti dengan proses/metode terapi gerak.
Menurut Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.778 Tahun 2008 tentang Pedoman Pelayanan Fisioterapi di Sarana Kesehatan, fisioterapi adalah suatu pelayanan kesehatan yang ditujukan untuk individu dan/atau kelompok dalam upaya mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi sepanjang daur kehidupan dengan menggunakan modalitas fisik, agen fisik, mekanis, gerak, dan komunikasi. Fisioterapi dapat melatih pasien dengan olahraga khusus, penguluran dan bermacam-macam teknik dan menggunakan beberapa alat khusus untuk mengatasi masalah yang dihadapi pasien yang tidak dapat diatasi dengan latihan–latihan fisioterapi.
Orang yang menjalankan pelayanan Fisioterapi disebut Fisioterapis. Fisioterapis adalah seseorang yang telah lulus pendidikan fisioterapi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Fisioterapi merupakan salah satu metode penyembuhan yang paling banyak digunakan dalam berbagai penanganan masalah saraf, otot dan sendi, rehabilitasi pasca stroke, Parkinson's Disease, struktur tulang yang tidak benar, keterlambatan pertumbuhan pada anak-anak, rehabilitasi pasca operasi, Asma dan berbagai gangguan lainnya.
Fisioterapi juga dapat menangani masalah struktur tulang seperti Skoliosis, Kifosis, Rematik, Frozen Shoulders, juga berbagai cedera yang ditimbulkan karena rutinitas pekerjaan seperti Carpal Tunnel Syndrome sampai kepada masalah kesehatan wanita.
Dimensi Pelayanan Fisioterapi meliputi upaya peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, penyembuhan dan pemulihan gangguan sistem gerak dan fungsi dalam rentang kehidupan dari praseminasi sampai ajal, yang terdiri dari upaya-upaya:
a.Peningkatan dan pencegahan (promotif dan preventif), Pelayanan fisioterapi dapat dilakukan pada pusat kebugaran, pusat kesehatan kerja, sekolah, kantor, pusat panti usia lanjut, pusat olahraga, tempat kerja/industri dan pada pusat-pusat pelayanan umum.
b.Penyembuhan dan pemulihan (Kuratif dan Rehabilitatif), pelayanan fisioterapi dapat dilakukan pada rumah sakit, rumah perawatan, panti asuhan, pusat rehabilitasi, tempat praktek, klinik privat, klinik rawat jalan, puskesmas, rumah tempat tinggal, pusat pendidikan dan penelitian.
Berdasarkan ruang lingkup pelayanan fisioterapi dan tuntutan kebutuhan masyarakat, dibagi menjadi:
a. Fisioterapi Kesehatan Wanita
b. Fisioterapi Tumbuh Kembang Anak
c. Fisioterapi Kesehatan dan Keselamatan Kerja
d. Fisioterapi Usia Lanjut
e. Fisioterapi Olahraga
f. Fisioterapi Kesehatan Masyarakat
g. Fisioterapi Pelayanan Medik: pengembangan pelayanan fisioterapi pelayanan medik didasari   pada spesifikasi problem kesehatan pasien, seperti fisioterapi Muskuloskeletal (penyembuhan dan pemulihan gangguan anggota gerak tubuh terdiri dari otot, tulang, sendi, jaringan ikat), Fisioterapi Kardiovaskulopulmonal (penyembuhan dan pemulihan pada gangguan jantung, pembuluh darah, dan paru), Fisioterapi Neuromuskular (penyembuhan dan pemulihan pada gangguan sistem syaraf pusat dan sistem syaraf tepi), Fisioterapi Integument (penyembuhan dan pemulihan pada kecacatan fisik dan kulit).
Fisioterapi dalam melaksanakan praktik fisioterapi berwenang untuk melakukan:
a.Asesment Fisioterapi;
b.Diagnosa Fisioterapi;
c.Perencanaan Fisioterapi;
d.Intervensi Fisioterapi;
e.Evaluasi/re-evaluasi/re-asesment.
Fisioterapi dapat melaksanakan praktik Fisioterapi pada saranan kesehatan, praktik perseorangan dan/atau berkelompok. Fisioterapi dalam melakukan praktek Fisioterapi dapat menerima pasien/klien dengan atau tanpa rujukan.
Ada berbagai macam jenjang pendidikan Fisioterapi di Indonesia saat ini yaitu: D3, D4 dan S1+Pendidikan Profesi, gelar pendidikan Fisioterapi di Indonesia adalah: D3 (A.Md.Ft atau A.Md.Fis), D4 (S.St.Ft) S1 (S.Ft atau S.Fis) dan gelar pendidikan profesi Fisioterapi disebut dengan "Physio".

2. Macam-Macam Fisioterapi

1. Exercise Therapy atau Terapi Latihan
Terapi ini dimaksudkan untuk mengembalikan fungsi sekaligus memberi penguatan dan pemeliharaan gerak agar bisa kembali normal atau setidaknya mendekati kondisi normal. Kepada anak, akan diberikan latihan memegang maupun menggerakkan tangan dan kakinya. Setelah mampu, akan dilanjutkan dengan latihan mobilisasi, dimulai dengan berdiri, melangkah, berjalan, lari kecil, dan seterusnya.
Pada kasus patah kaki, contohnya, akan dilakukan fisioterapi secara bertahap, kapan si anak harus sedikit menapak sampai bisa menapak penuh. Latihan-latihan yang diberikan bertujuan mempertahankan kekuatan otot-otot dan kemampuan fungsionalnya dengan mempertahankan sendi-sendinya agar tak menjadi kaku. Hal ini perlu dilakukan karena kaki patah yang dipasangi gips umumnya akan mengalami pengecilan otot, sehingga kekuatannya pun berkurang. Lewat terapi yang dilakukan sambil bermain akan kelihatan bagian mana yang mengalami penurunan fungsi.
2. Heating Therapy atau Terapi Pemanasan
Sesuai dengan namanya, terapi ini memanfaatkan kekuatan panas yang biasanya digunakan pada kelainan kulit, otot, maupun jaringan tubuh bagian dalam lainnya. Penggunaannya tentu saja disesuaikan dengan tingkat keluhan. Bila hanya sampai di bagian kulit, maka pemanasannya pun hanya diperuntukkan bagi kulit saja dengan menggunakan Infra Red Radiation (IRR) atau radiasi infra merah. Bila gangguan terjadi pada otot, digunakanlah micro diathermy atau diatermi mikro. Sementara, jika gangguan muncul di bagian terdalam seperti rangka tubuh, maka yang digunakan adalah short wave diathermy atau diatermi gelombang pendek. Intinya, jenis terapi yang dilakukan akan disesuaikan dengan hasil diagnosis.
Terapi pemanasan biasanya diberikan bersamaan dengan jenis terapi lain. Seperti pada terapi inhalasi untuk anak-anak dengan masalah lendir pada saluran napas; pada nyeri otot maupun sendi. Bila dikombinasikan dengan bentuk pengobatan lain tentu lebih menguntungkan karena dosis obat yang harus diminum anak jadi lebih kecil untuk meminimalisir efek negatifnya.
3. Electrical Stimulations Therapy atau Terapi Stimulasi Listrik
Terapi yang menggunakan aliran listrik bertenaga kecil ini cocok diterapkan pada anak yang menderita kelemahan otot akibat patah tulang/fraktur ataupun kerusakan saraf otot. Cara penggunaannya, dengan menempelkan aliran listrik pada otot-otot untuk mengatasi rasa nyeri. Terapi ini bertujuan untuk mempertahankan massa otot dan secara tidak langsung merangsang regenerasi saraf.
Pada pasien anak yang menderita gangguan pernapasan, terapi ini pun bisa digunakan untuk pengobatan. Efeknya, sirkulasi darah di rongga dada dan saluran pernapasan menjadi lebih lancar, sehingga dapat membantu relaksasi serta membantu mengeluarkan lendir dari saluran pernapasan, sehingga akan mempercepat proses penyembuhan.
4. Cold Therapy atau Terapi Dingin
Terapi dingin biasanya diberikan bila cedera anak masih akut sehingga proses peradangan tidak menjadi kronis. Terapi ini umumnya hanya diperuntukkan bagi otot saja, biasanya akibat terjatuh dan mengalami memar. Terapi dingin ini pun berguna mengurangi bengkak. Itulah kenapa, ketika anak terjatuh dan bagian tubuhnya ada yang benjol, orang tua sering mengompresnya dengan air dingin. Namun terapi dingin harus dengan pengawasan ketat karena kalau fase akutnya sudah lewat, tapi masih terus diberi terapi, justru dapat merusak jaringan.
5. Chest Physiotherapy atau Terapi Bagian Dada
Anak dengan keluhan batuk-pilek biasanya mendapat chest physiotherapy yang bermanfaat membersihkan saluran pernapasan dan memperbaiki pertukaran udara. Yang termasuk dalam fisioterapi ini di antaranya inhalasi/nebulizer , clapping , vibrasi dan postural drainage .
Inhalasi yaitu memasukkan obat-obatan ke dalam saluran pernapasan melalui penghirupan. Jadi, partikel obat dipecah terlebih dulu dalam sebuah alat yang disebut nebulizeer hingga menjadi molekul-molekul berbentuk uap. Uap inilah yang kemudian dihirup anak, hingga obat akan langsung masuk ke saluran pernapasan. Keuntungan cara ini, dosis obat jauh lebih kecil, hingga dapat mengurangi efek samping obat.
Obat-obat inhalasi yang umum diberikan adalah obat untuk melonggarkan saluran napas, pengencer dahak, dan NaCl sebagai pelembab saluran napas. Sedangkan lamanya setiap inhalasi cukup sekitar 10 menit. Tindakan lanjut untuk membantu pengeluaran lendirnya, antara lain clapping atau tepukan pada dada dan punggung. Bisa di sisi kanan, kiri, depan dada. Tepukan dilakukan secara kontinyu dan ritmik. Sertai pula dengan pengaturan posisi anak (postural drainage) , semisal anak ditengkurapkan dengan posisi kepala lebih rendah dari badan, hingga lendir tersebut dapat mengalir ke cabang pernapasan utama sekaligus lebih mudah untuk dibatukkan. Ini akan menguntungkan karena biasanya anak tak bisa meludah, hingga lendir yang menyumbat saluran pernapasan sulit dikeluarkan.
Khusus pada bayi atau anak di bawah usia 2 tahun, bila perlu, lakukan tindakan suction atau penyedotan lendir dengan alat khusus lewat hidung atau mulut. Bisanya tindakan ini dilakukan pada bayi dimana refleks batuknya belum cukup kuat untuk mengeluarkan lendir.
6. Hydro Therapy atau Aquatik Therapy
Terapi dengan air berguna bagi anak-anak yang mengalami gangguan, terutama gangguan gerak akibat spastisitas, misal pada anak CP (Cerebral Palsy) . Sedangkan pada anak yang terlambat berjalan, tentu saja sebelum diterapi mereka akan dievaluasi dulu baik dari usia, tingkat kemampuan, maupun tingkat kesulitan yang dialami. Untuk bisa berjalan, anak tentu saja harus melalui berbagai tahapan yang dimulai dengan tengkurap, duduk, merangkak sampai berdiri. Biasanya anak tidak akan langsung diajarkan berjalan bila tahap sebelumnya belum mampu ia lakukan.
Pada anak yang mengalami kesulitan bergerak karena spastisitas/kekakuan, ketika di air, umumnya dia akan lebih mudah bergerak. Dengan demikian diharapkan spastisitas anak akan berkurang mengingat adanya bantuan berupa dorongan air yang sifatnya bisa melenturkan gerak tubuh. Meskipun tidak semua anak dengan gangguan tersebut dapat diberikan hidro terapi air, tapi terapi ini bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif.
7. Orthopedhic dan Rheumathoid Arthritis
Sebetulnya fisioterapi ortopedik ini dilakukan untuk mengatasi gangguan tulang dan otot akibat patah tulang, post fracture (retak), artritis sendi, keseleo, atau terkilir. Umumnya ditujukan untuk kalangan dewasa karena kasusnya jarang sekali terjadi pada anak.
Pada bayi, terapi ortopedik ini akan dipakai jika ia mengalami proses pemendekan otot leher (lehernya jadi miring) akibat pembengkakan otot leher yang membuat ototnya tertarik ke satu arah. Fiosioterapi ini dilakukan dalam bentuk latihan-latihan gerakan, pijat, dan peregangan. Bisa juga dibarengi denganultrasound (gelombang suara berfrekuensi lebih tinggi dari yang dapat didengar manusia) dan pemanasan untuk melepaskan perlengketan/gumpalan di leher. Fisioterapi ini bisa diterapkan sejak bayi berusia 2 minggu.
Fisioterapi rheumathoid arthritis dilakukan pada anak dengan keluhan kaki bengkak atau mengalami gangguan sendi. Untuk mengurangi rasa nyeri, terapi dingin diberikan saat akut dan selanjutnya diberikan terapi panas dengan electrical stimulations therapy . Ini bisa dilakukan pada anak usia 4-5 tahunan, tergantung pada bagian mana terserangnya.

3. Fisioterapi dalam Olahraga

Fisioterapi olahraga adalah Pelayanan kesehatan yang ditujukan individu dan masyarakat untuk mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi khususnya dalam bidang olahraga. 
Cakupan fisioterapi olahraga yang sesuai dengan konsep fisioterapi olahraga adalah :
1. Pelayanan terhadap cedera olahraga;
Merupakan cakupan yang paling besar dalam pelayanan fisioterapi olahraga. Pelayanan terhadap cedera olahraga meliputi pencegahan, pemulihan, dan pencegahan cedera berulang. 

2. Membantu penyusunan program latihan;
Dengan melakukan pemeriksaan awal terhadap kemampuan gerak dan fungsi seperti kekuatan dan daya tahan otot, jarak gerak sendi, fleksibiltas otot, bentuk tubuh dan lain lain. Dengan dilakukan pengukuran tersebut dapat diperoleh karakteristik atlet dalam penetuan program latihan secara individu disamping program secara general.

3. Pemanduan bakat;
Pemahaman biomekanik yang dimiliki oleh fisioterapi dapat digunakan untuk menentukan kemampuan atlet dalam melakukan aktifitas olahraga tertentu. 

4. Penentuan posisi atlet;
Setiap gerak dan fungsi dalam cabang olahraga tim memiliki karakteristik gerak tertentu. Fisioterapis dengan ilmu yang dimilikinya dapat membantu pelatih menentukan posisi dalan cabang olahraga.
Untuk memenuhi cakupan fisioterapi olahraga tersebut maka disamping ilmu ilmu yang dibutuhkan untuk menjadi fisioterapis diperlukan pengetahuan tambahan yang diperoleh melalui pendidikan formal dan informal. Pengetahuan tambahan yang dibutuhkan meliputi :

1. Filsafat ilmu Olahraga; Pemahaman konsep olahraga yang tepat akan dapat menuntun fisioterapis mengenal dengan tepat apa itu olahraga.

2. Biomekanik olahraga; Obyek formal fisioterapi berupa gerak dan fungsi membutuhkan dasar pemahaman biomekanik yang merupakan ilmu gerak. Gerak dalam olahraga yang merupakan gerak fungsional dari individu membutuhkan pemahaman yang lebih kompleks.

3. Fisologi latihan; Olahraga adalah suatu keadaan yang overload dari gerak dan fungsi tubuh manusia. Dalam proses overload tersebut juga terjadi proses adaptasi. Pemahaman mengenai proses adaptasi terhadap beban tersebut diperoleh melalui fisiologi latihan 

4. Metodik latihan. Salah satu kesulitan fisioterapis adalah dalam menyusun program latihan. Bagi atlet penyusunan program latihan yang didasari prinsip-prinsip latihan yang tepat sangat penting dan bermanfaat. 

5. Cedera olahraga; Penetapan diagnosa yang tepat pada cedera olahraga adalah momen yang sangat penting dalam penanganannya. Oleh karena itu proses patofisologi cedera olahraga berikut tanda gejalanya serta faktor-faktor pencetus menjadi sangat penting.


Daftar Pustaka