Tuesday, 15 October 2013

Qurban Sebagai Simbol Ketaatan (Selamat Hari Idul Adha 1434 Hijriyah)

BY Ale Video IN 1 comment

Alhamdulillah kita masih diberi kesempatan untuk berjumpa lagi dengan Hari Raya Idul Adha tahun ini. Rasa syukur yang mendalam wajib kita panjatkan karena tidak hanya berjumpa saja, tetapi kita sudah diberi hidayah untuk dapat mengumandangkan takbir, menunaikan sholat ied, serta menyembelih hewan qurban. Masih banyak saudara kita yang meskipun muslim tetapi tidak dapat melaksanakan serangkaian ibadah di hari raya qurban ini. Mungkin karena alasan pekerjaan atau yang lainnya. Maka dari itu sebuah kenikmatan yang amat besar kita dapat menjalaninya.

Dilihat dari sejarahnya, qurban sudah ada sejak zaman Nabi Adam As. Qurban dilaksanakan oleh putra-putranya yaitu yang bernama Qabil dan Habil. Kekayaan yang dimiliki oleh Qabil mewakili kelompok petani, sedang Habil mewakili kelompok peternak. Saat itu sudah mulai ada perintah, siapa yang memiliki harta banyak maka sebagian hartanya dikeluarkan untuk qurban. Baik buah-buahan yang diqurbankan si Qabil maupun hewan ternak yang diqurbankan si Habil, dari kedua orang tersebut mempunyai sifat berbeda. Si Habil mengeluarkan hewan diqurbankan dengan tulus ikhlas. Dipilih hewan yang gemuk dan sehat, dan dia taat terhadap petunjuk ayahnya Nabi Adam.Berbeda dengan si Qabil, dia memilih buah-buahan yang jelek-jelek dan sudah setengah busuk. Maka sudah jelas, qurban dari Habil yang diterima. Karena punya dia sudah habis, tetapi buah-buahan qobil masih utuh.

Kisah selanjutnya yaitu pada zaman Nabi Ibrahim As. Beliau mendapat perintah dari Allah melalui mimpi untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail As. Ismail yang taat dan sabar merelakan lehernya untuk disembelih jika memang itu perintah dari Allah SWT. Disaat pedang yang tajam sudah hampir menggoreskan leher Ismail, Allah menggantinya dengan domba milik Habil. Domba Habil pun disembelih.

Nabi Muhammad SAW tidak pernah absen berqurban setiap tahunnya. Walaupun beliau sebenarnya termasuk golongan orang miskin. Nabi Muhammad meneruskan risalah Nabi Ibrahim, bahkan lebih disempurnakan, misal tentang waktunya yang tidak hanya sehari tanggal 10 Dzulhijjah itu saja, tetapi sampai tanggal 13 yang kemudian dikenal dengan hari-hari tasyriq. Juga hewan sembelihannya tidak hanya domba saja, tetapi meliputi semua jenis kambing, sapi dan onta.


Selamat Hari Daging Gratis Nasional



Di Indonesia ini budaya berqurban sangat melekat sekali pada masyarakat. Hampir di seluruh kota di Indonesia pada hari ini, 10 Dzulhijjah 1434 H atau 15 Oktober 2013 terjadi pembunuhan massal. Lebih dari ribuan kambing dan sapi menjadi korbannya. Akibatnya jutaan orang dapat menikmati penderitaan para korban dan dapat menambah gizi tubuhnya. Saya menyebutnya hari ini adalah Hari Daging Gratis Nasional. Karena banyak orang yang jarang bisa memakan daging sapi atau kambing pada hari-hari biasa karena harganya yang mahal. Tetapi dihari ini mereka mendapatkannya dengan cuma-cuma. Bisa jadi ada orang yang hanya dapat memakan daging di hari Idul Adha saja. Oleh karena itu, ibadah ini harus selalu dilaksanakan tiap tahunnya memngingat manfaatnya yang sangat besar sekali. Pahala berqurban sendiri amat besar. Setiap bulu hewan qurban dikalikan 10 kebaikan dan dihapuskan 10 keburukan serta dinaikkan 10 derajat. Hewan qurban ini juga yang akan mengantarkan kita saat melewati jembatan shiratal mustaqim, atau yang disebut dengan kendaraan ahli surga. Masih banyak lagi hadist nabi yang mengulas tentang pahala berqurban.

Demikian artikel ini. Tidak lupa juga kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriyah. Terima kasih atas kunjungannya.

Daftar Pustaka
http://imtaq.com/sejarah-qurban-anak-nabi-adam-qabil-dan-habil/
http://www.ydsf.org/blog/untaian-hikmah/qurban-pengertian-dan-sejarah-singkat

1 komentar:

Post a Comment